Sejarah Berdirinya Pondok Pesantren Ar Rahman (sampai tahun 2009)
Pondok Pesantren Ar Rahman (PPA) merupakan salah satu
pondok pesantren yang terletak di kelurahan Plaju Darat dan satu-satunya pondok
pesantren di Kecamatan Plaju Kota Palembang Sumatera Selatan. Berdirinya PPA
berawal dari inisiatif dan keinginan pimpinan Majelis Dzikir Al-Furqon Bapak H.
M. Sukarman Dewhana yang selanjutnya disampaikan dan dimusyawarahkan dengan
para anggota majelis dzikir dan pada akhirnya mendapat tanggapan baik dan
menyetujui. Karena pada dasarnya dengan berdirinya atau dengan didirikannya
pondok pesantren, nantinya para anggota majelis dzikir dapat merealisasikan
dalam bentuk amaliah secara nyata untuk
melakukan ibadah lebih banyak lagi
Pemahaman dan pengertian yang diperoleh melelui
majelis dzikir tersebut bertujuan akhir mencetak manusia yang dapat memberikan
kemanfaatan bagi makhluk lain sebagaimana sabda Nabi “Khairunnas anfauhum lin nas”, dan dapat menjadi manusia yang rahmatan li al-‘alamin, dengan keyakinan
yang telah dimiliki oleh para anggota, maka salah seorang dari mereka yang
bernama Toha Usman (almarhum)
pada tahun 1993 mewakafkan sebidang
tanah dengan luas 20.100 meter untuk dijadikan tempat pondok pesantren. Pada
tahun itu pula mulai dirintislah lahan tersebut, dengan pembabatan hutan
belukar yang pada saat itu kondisinya kurang lebih 80% berupa rawa sedangkan
sisanya 20% berupa pematang (galengan:
Jawa) dengan kurun waktu kurang lebih satu tahun maka tanah daratan yang
tadinya lebih sedikit dibandingkan dengan rawa, maka menjadi berimbang dengan
pembuatan lubang-lubang berukuran besar, yang hasil tanah galian tersebut
dijadikan timbunan rawa-rawa tersebut.
Pada tahun berikutnya 1994, Bapak H. Sukarman Dewhana
selaku Promotor dan sekaligus penggalang
dana, bermusyawarah dengan para anggota Majelis Dzikir untuk merencanakan letak
bangunan dan sekaligus membentuk ketua pelaksana harian untuk mengkoordinir di
lapangan, bahwa lokasi yang bakal dijadikan tempat bangunan terlebih dahulu
dilakukan penimbunan, sehingga pada saatnya pembangunan dimulai maka lokasi
tersebut sudah tinggi dan tidak terkena banjir oleh air pasang. Pada tahun 1995
kembali lagi mengadakan rencana untuk pembangunan gedung sekolah dan sarana
lainnya. Tepatnya pada hari Kamis tanggal 22 Juni 1995 (Kamis Pahing, 24
Muharram 1416 H), peletakan batu pertama oleh H.M. Arub, SH. (Wakil
Gubernur Sumatera Selatan), dan H.Husni (Walikota Palembang pada saat
itu).